PerDIK Enrekang Ajukan Naskah Akademik Tanding

Prakata

NASKAH AKADEMIK TANDING INI disiapkan setelah PerDIK (Pergerakan Difabel Indonesia untuk Kesetaraan) Wilayah Kabupaten Enrekang membahas Naskah Akademik dan Rancangan Perda Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas yang disusun oleh RIDeP (Rhein Center For Democracy, People Empowerment, And Public Policy)–organisasi riset di Makassar, dibahas bersama dengan PerDIK. Dari hasil pembacaan tersebut, kami menemukan setidaknya 9 masalah mendasar mengapa kualitas Naskah Akademik itu bisa dibilang buruk dan untuk itu perlu dilengkapi oleh PerDIK dan PPDI Enrekang.

Continue reading “PerDIK Enrekang Ajukan Naskah Akademik Tanding”

BEBERAPA PERTANYAAN TERKAIT SOCIAL JUSTICE YOUTH CAMP SULAWESI SELATAN 2018

Enam hari menjelang penutupan pendaftaran Social Justice Youth Camp Sulawesi Selatan, 2018, kami dari Panitia banyak memperoleh pertanyaan dari calon peserta, Terkait SJYC yang akan kami laksanakan Agustus mendatang. Untuk lebih memudahkan para peserta, dan menghindari pertanyaan berulang, berikut ini kami telah merangkum beberapa pertanyaan yang paling sering ditanyakan beserta jawabannya.

Continue reading “BEBERAPA PERTANYAAN TERKAIT SOCIAL JUSTICE YOUTH CAMP SULAWESI SELATAN 2018”

Persiapan Menuju ‘Social Justice Youth Camp’ berperspektif DISABILITAS

Rilis PerDIK, 18 Juli 2018

*Agustus, PerDIK Adakan perkemahan Remaja Di Bulukumba
*Tahun Ini, PerDIK Sul-sel Rayakan Kemerdekaan di Desa
*Social Justice Youth Camp; Kesempatan Bagi Remaja Untuk belajar Isu Keberagaman dan perspektif disabilitas

INDONESIA SOCIAL JUSTICE NETWORK (ISJN) yang merupakan komunitas penerima beasiswa International Fellowship Program terpanggil untuk mendorong kaum muda sebagai agen perubahan untuk memahami arti penting keadilan sosial dan menciptakan serta menghadirkan kehidupan bangsa yang berkeadilan sosial melalui Social Justice Youth Camp (Perkemahan Remaja Yang Berkeadilan Sosial).

Continue reading “Persiapan Menuju ‘Social Justice Youth Camp’ berperspektif DISABILITAS”

Bertandang ke Butta Panrita Lopi

Mempersiapkan Social Justice Youth Camp yang akan diadakan pada 15 – 19 Agustus 2017 di Bulukumba merupakan kunjungan silaturahmi, tamasya sekaligus wisata rasa alias kuliner. SJYC merupakan kerja pendidikan hasil kerjasama ISJN (Andi Yani dkk) dengan Perdik.

Setelah menemui wakil bupati, Tomy Satria dan ibu di rumahnya, dan menyampaikan detail rencana ini kami menuju kediaman ketua PPDI Bulukumba Suherman Ria. Nanti akan ada satu sesi khusus anak-anak muda belajar perspektif disabilitas dari kawan-kawan yang mengalami dan memperjuangkan hak-hak difabel. PPDI Bulukumba adalah tempat yang tepat untuk belajar.

suherman ria

Continue reading “Bertandang ke Butta Panrita Lopi”

Ayo Orang Muda, Mari Bergabung pada Perkemahan Kaum Muda di Desa Kambuno, Bulukumba

PERKEMAHAN ORANG MUDA untuk KEADILAN SOSIAL
SOCIAL JUSTICE YOUTH CAMP (SJYC) SULAWESI SELATAN

“Orang muda bergembira karena kemampuannya melihat keindahan.
Siapapun yang bisa menjaga kemampuannya melihat keindahan, maka ia takkan menjadi tua,” Kata Franz Kafka, seorang sastrawan terkemuka asal Jerman.

Desa juga adalah suatu keindahan dan anak muda tentu tahu akan hal itu. Anak-anak muda itu baik jika bertumbuh di desa, agar menjadi orang muda yang kuat. Dengan begitu, lingkungan desa adalah juga tempat belajar yang baik bagi orang-orang muda.

Selama lima hari, 15 – 19 Agustus 2018 kami mengajak orang-orang muda belajar bersama dan berkemah di desa. Mari bergabung bersama kami.

youth camp campaign

 

Continue reading “Ayo Orang Muda, Mari Bergabung pada Perkemahan Kaum Muda di Desa Kambuno, Bulukumba”

Difabel Melawan Marjinalisasi dan Diskriminasi: Sebuah Resensi buku Perlawanan.

Oleh: Rifai Asyhari*

Membaca buku Difabel dan Perlawanan Kecil Sehari-hari adalah langkah yang baik untuk mengetahui pandangan difabel dan aktivis difabel atas persoalan keseharian yang mereka hadapi. Di setiap esai, saya menyaksikan perjuangan terus-menerus untuk menjadikan bumi ini bumi yang inklusif bagi semua golongan.

sampul buku perlawana
sampul

Continue reading “Difabel Melawan Marjinalisasi dan Diskriminasi: Sebuah Resensi buku Perlawanan.”