# Peryataan sikap atas terbitnya surat keputusan Pengurus Pusat (PP) Nasional Paralimpic Commite (NPC) Indonesia No: 07/NPC-INA/SKEP/IX/2020

# ditujukan kepada ketua umum PP NPC Indonesia dan pengurus

Dengan memohon petunjuk Allah SWT, Tuhan yang Masa Esa, Salam Olahraga!!!

Membaca dengan seksama serta teliti atas surat keputusan Ketua Umum PP NPC Indonesia tertanggal Surakarta 15 September 2020 (terlampir) yang ditandatangani oleh Senny Marbun lengkap cap/stempel organisasi maka kami pengurus Provinsi NPC Sulawasi selatan, memberi TANGGAPAN, PERNYATAAN dan SIKAP kami sebagai berikut:

Tanggapan:

  1. Mempertanyakan keabsahan/keaslian SK tersebut, karena kami hanya membaca lewat Whats App dan kami tidak menerima lembaran aslinya selaku pengurus provinsi NPCI Provinsi Sulawesi Selatan.
  • SK yang diterbitkan tersebut melewati waktu yang cukup lama sejak pelaksanaan MUSOPROV IV yang berlangsung pada 27-28 Desember 2019 di Makassar, ketua terpilih telah mengajukan surat permohonan penerbitan SK Pengurus baru dan mengirimkan hasil-hasil MUSOPROV IV kepada Ketua Umum Pusat (kurang lebih 9 Bulan).
  • Bahwa pelaksanaan  MUSOPROV   IV   NPCI Sulsel sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar  BAB VIII Pasal 31 ayat 1,2,3 serta tata cara pemilihan dengan ketentuan AD/ART NPC, termasuk tata cara rekruitmen, pencalonan dan pemilihan ketua NPC Sulsel sesuai dengan cara dan mekanisme yang tercantum dalam AD ART NPC, secara keseluruhan sesuai dengan mekanisme yang tercantum dalam AD/ART NPC Indonesia,
  • Bahwa dalam SK Ketua Umum, konsideran MENIMBANG ayat d dengan kalimat “……….” Maka susunan kepengurusan NPC Sulsel perlu dilakukan penyesuaian  (tidak jelas maksud penyesuaian apa),
  • Dalam konsideran MEMPERHATIKAN ayat a,b,c,d tidak relevan dijadikan dasar untuk terbitnya SK Ketua Umum, karena pada ayat e dikatakan masa jabatan pengurus NPC 2011-2016. Tanggal 26 april 2011 telah habis masa jabatan akan tetapi PP NPC Indonesia tidak pernah memberi teguran lisan maupun tertulis dan pengurus NPC Sulsel telah menyampaikan kegiatan secara tertulis mengenai hambatan, rintangan yang dialami  oleh pengurus Provinsi Sulawesi Selatan. Adanya keterlambatan tersebut, PP NPC Indonesia tidak pernah membalas surat tersebut sehingga kami anggap hal ini tidak ada masalah hingga terlaksana MUSOPROV IV dikarenakan tidak ada teguran/ peringatan PP NPC Indonesia,
  • Pada ayat “g”, tertulis adanya laporan Ketua Panitia MUSPROVLUB NPC Provinsi Sulsel tertanggal 15 januari 2020 (dalam hal ini Sdr. KANDACONG). Terkait laporan ini, anggota panitia lain tidak mengetahui isi dan maksud laporan tersebut, sedangkan Ketua dengan sekaligus dengan anggota panitia lain adalah KOLEKTIF KOLEGIAL. (tangungjawab bersama).
  • Pada konsideran MEMUTUSTAKAN/ MENETAPKAN dalam alenia PERTAMA. KATA MENOLAK. HASIL MUSPROVLUB, kami tidak pernah melaksanakan MUSPROVLUB, dengan PP NPC. Tidak pernah menyurat / menyampaikan bahwa belum MUSPROVLUB  tapi yang dilaksanakan adalah MUSOPROV IV sesuai ketentuan AD NPC Bab VIII Pasal 29, sedangkan pelaksanaan MUSPROVLUB yang diatur dalam AD, dilaksanakan atas usul ¾  NPC kabupaten / kota. Yang diselenggarakan adalah MUSOPROV IV NPC Prov Sulsel yang dihadiri Seluruh Ketua/ Sekertaris serta pengurus NPC I9 Kab/kota yang resmi dari 24 kab/kota, 5 kab NPC belum terbentuk.

Selain itu pada alinea yang sama tertulis penolakan hasil MUSPROVLUB karena telah terjadi pelanggaran azas kepatuhan dengan azaz ketaatan kepada organisasi TIDAK JELAS DIMAKSUD. Dengan 2 (dua) orang wakil PP NPC Indonesia tetap menghadiri dan memberi sambutan pada pembukaan MUSORPROV IV NPC Sulsel.

  • Pada poin kedua MENGANGKAT SDR.KANDACONG sebagai ketua NPC Provinsi Sulsel jelas sangat melanggar keputusan yang dilaksanakan oleh PP NPC Indonesia,  dimana mekanisme pemilihan secara demokratis, ada pencalonan, ada pengesahan calon, ada pemilihan (langsung, bebas, rahasia) voting disaksikan 2 (dua) orang pengurus PP NPC Indonesia langsung dengan hasil voting NO urut:
  • Kandacong 4 suara
  • Andi Takdir 4 suara
  • Sonny Sandra 13 suara (Dari total 21 Suara)
  • Pengangkatan Sdr. Kandacong sebagai Ketua NPC Prov Sulawesi Selatan dengan mengantongi 4 suara, salah satu pelangaran fatal oleh PP NPC Indonesia dan pengangkatan beliau diberi tugas mempersiapkan kontigen NPC Sulsel mencari bantuan dalam rangka PEPARNAS XVI Papua dan menyusun kepengurusan NPC Sulsel, itu tanpa melalui musyawarah Provinsi, itu pun PELANGGARAN, mana ada organisasi olahraga/ organisasi lain mengangkat orang yang terkecil dukungan suaranya menjadi ketua dengan ditugaskan menyusun kepegurusan tanpa musyarawah provinsi (apakah ini bentuk kekuasaan Ketua Umum Pusat)
  1. Pengangkatan Sdr. Kandacong, dengan alasan berada diluar stuktur kepegurusan yang bersangkutan sampai saat ini masih menjadi wakil ketua NPC Prov Sulsel merangkap Ketua NPC kota Makassar dalam ART tidak dibenarkan merangkap jabatan (baca tata laksana kepegurusan BAB XIX pasal 76 tentang rangkap jabatan)
  1. Selama ini puluhan tahun Sdr. Kandacong yang menjabat wakil ketua NPC Sulsel  dan setiap kegiatan Regional, Nasional oleh ketua NPC sulsel (Sonny Sandra) mempercayakan beliau menjabat strategis Ketua Panitia, Ketua Kontigen, Ketua Pelaksana, dan lain lain dan itu sebagai penghargaan, pengabdian sambil merangkap ketua NPC kota Makassar

BERDASARKAN tanggapan tersebut, perkenankan kami “MENYATAKAN SIKAP” sebagai berikut:

  1. Musyawarah Olahraga Provinsi (MUSORPROV) NPC Sulsel yang dilaksanakan 27-28 Desember 2019 dilaksanakan sesuai dengan AD/ART NPC Indonesia dengan hasil keputusan termaksud terpilihnya ketua dan pengurus lainnya SAH, yang upacara pembukaan dilakukan oleh GUBERNUR Sulawesi Selatan di wakili oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Sulawesi Selatan (Bukan Ketua Dinas seperti yang tertulis di dalam SK Ketua Umum Pusat), Juga dihadiri oleh Ketua Dewan Pertimbangan Provinsi. DR. Ad’dien, M.Kes. AIFO, Dr. H. Muhlis sebagai Kepala Bidang Pembinaan Prestasi DISPORA Prov. Sulsel serta pengurus daerah Se-Sulawesi Selatan.

Dengan penolakan tersebut PP NPC Indonesia telah melakukan “SATU BENTUK PENGHINAAN TERHADAP PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI SELATAN YANG TELAH MEMBUKA RESMI MUSOPROV IV NPC SULSEL DENGAN PP NPC INDONESIA TURUT MEMBERI SAMBUTAN”.

  • Kehadiran seluruh pengurus daerah NPC 19 Kab/Kota Se-Sulsel, semua hadir dengan biaya pribadi  dengan bantuan lain, dan telah mengorbankan waktu pikiran dengan usulan saran untuk kemajuan NPC Sulsel tetapi ketua umum NPC Indonesia mengabaikan satu sikap yang tidak terhormat di dalam demokrasi ini.
  • Kehadiran 2 (dua) orang pengurus pusat NPC Indonesia kami anggap adalah dukungan  dan kegembiran kami atas pelaksanaan MUSOPROV IV tersebut tetapi sangat disesalkan terbitnya SK Ketua Umum Pusat menjadi pertanyaan yang sulit dijawab dengan akal sehat
  • Sangat disesalkan sikap Ketua Umum NPC Indonesia yang menerima laporan sepihak. Malahan Ketua Umum sempat berbicara langsung pada saat  MUSOPROV IV melalui telepon (didengarkan oleh seluruh yang hadir di dalam forum) dan memberi semangat kepada kami. 
  • Menyesalkan sikap saudara KANDACONG yang selama bepuluh tahun berjuang, bekerja bersama suka dan duka mulai sejak BPOC Hingganya MUSOPROV IV NPC Sulsel, selaku Ketua Panitia dengan jabatan dan dengan kepercayaan yang tinggi namun mencederai hasil MUSPROV IV. Jika beliau menerima jabatan sebagai ketua NPC Sulsel melalui SK NPC Indonesia, maka sangat kami sayangkan, persahabatan yang sudah terbangun sejak BPOC seolah RETAK hanya untuk kepentingan sesaat yang belum tentu didukung oleh atlit dengan pengurus daerah NPC kab/kota, pemerintah maupun pemerhati disabilitas di Sulawesi Selatan.
  • Dengan terbitnya SK ketua umum NPC Indonesia membuat kami terbelah,terpecah saling curiga, ada istilah dukung mendukung, musuh,lawan, kawan. Apakah ketua Umum NPC Indonesia “sampai hati” kami harus melalui masalah seperti itu? bijaksanalah dalam bertindak dan berkepribadian Indonesia sesuai dengan PANCASILA yang menjadi jiwa dan hati kita.
  • Bagi orang Sulawesi Selatan, hal itu sangat menyinggung perasaan kami baik secara pribadi maupun kelompok yang bisa menimbukan konflik maupun perpecahan dan ini tidak semudah meredam, maka dampaknya ke Ketua Umum PP NPC Indonesia.
  • UNTUK HAL TERSEBUT DENGAN RENDA HATI KAMI MEMOHON UNTUK MENINJAU KEMBALI SK TERSEBUT/ MEMBATALKAN (SEBAGAIMANA KONSIDERAN KEEMPAT SK TERSEBUT YANG TERTULIS apabila ternyata di kemudian hari terdapat kekeliruan dalam penetapan ini akan ditinjau dan dibetulkan  sebagaimana mestinya).
  • Kepada SAUDARA KANDACONG, kami pesankan sebagai sahabat, temanmu selama ini bersama membangun NPC Sulsel, jangan silaturrahim terputus hanya karena kepentingan sesaat. HIDUP DAN JABATAN ADA BATASNYA. TUHAN AKAN MENGAMBIL SEMUA ITU. KITA BEKERJA DAN MENGABDI KARENA MENGHARAPKAN RIDHO ALLAH AGAR MENJADI AMAL JARIAH DI HARI KEMUDIAN.

SEMOGA DIMAKLUMI OLEH SEMUA PIHAK

MAKASSAR, 20 SEPTEMBER 2020

KAMI YANG BERTANDA TANGAN DI BAWAH INI

One thought on “SULSEL MENOLAK SK KETUA UMUM NPC INDONESIA, SENNY MARBUN!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.